Selasa, 15 Oktober 2024, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas tim pendataan perkebunan sawit rakyat Kabupaten Bengkalis. Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Polbeng, Johny Custer, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan Bengkalis, Mohammad Azmir.

Dalam acara pembukaan tersebut, Polbeng menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis. MoU ini ditandatangani oleh Johny Custer dan Mohammad Azmir sebagai langkah awal pelaksanaan pendataan perkebunan sawit di Kabupaten Bengkalis untuk tahun 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi pendataan perkebunan sawit yang akan dilakukan oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, di mana Polbeng menyediakan pendamping dan tenaga ahli untuk mendukung proses tersebut. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efektivitas pendataan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor perkebunan di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Johny Custer menyambut baik kerjasama antara Polbeng dan Dinas Perkebunan. Beliau menekankan pentingnya pendataan yang akurat untuk memanfaatkan potensi perkebunan sawit di Kabupaten Bengkalis secara optimal. "Kita membutuhkan manajemen yang efisien. Dengan kegiatan peningkatan kapasitas ini, tim yang ditugaskan untuk pendataan diharapkan lebih siap, terampil, dan memahami aspek teknis serta manajerial," ungkapnya.

2 poltek

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir, menjelaskan bahwa perkebunan sawit merupakan komoditas vital bagi masyarakat Bengkalis, dengan lebih dari separuh luas wilayah Pulau Bengkalis didominasi oleh perkebunan. "Data yang kami miliki mengenai perkebunan sawit di Bengkalis masih sangat minim. Kami memerlukan tenaga ahli dan pendampingan dari Politeknik Negeri Bengkalis untuk memperoleh data yang akurat, sehingga dapat memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat dalam mengelola kebun mereka. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan berpengaruh positif terhadap perekonomian masyarakat dan daerah," tegasnya.

Kegiatan peningkatan kapasitas tim pendataan ini akan dilanjutkan dengan pelatihan pelaksanaan pendataan bagi tim pada Selasa siang, yang akan diikuti oleh personel Dinas Perkebunan serta beberapa alumni dan mahasiswa Polbeng yang telah ditunjuk sebagai tenaga ahli dan pendamping.