Bengkalis- Pada hari ini, Selasa, 4 Maret 2025, telah dilaksanakan acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Dana Dukungan Manajemen Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Tahun 2025 yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan pekebun kelapa sawit yang bergabung secara daring.

Penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir, dengan Ketua Sekretariat Tim Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Togu Rudianto Saragih, bersama dengan pejabat terkait lainnya. Tujuan dari penandatanganan ini adalah untuk memulai program peremajaan kelapa sawit yang bertujuan memberikan dukungan dana kepada pekebun, guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit mereka.


Whatsapp image 2025 03 04 at 110114

Perjanjian Kerjasama ini mencakup Dana Dukungan Manajemen untuk Penyaluran Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit, yang mengacu pada Pasal 13 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.05/2017 tentang Penggunaan Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Pada Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, serta Pasal 50 Peraturan Menteri Pertanian Nomor 05 Tahun 2025 tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Peremajaan, serta Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit.

Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, dana dukungan manajemen akan digunakan untuk mendanai kegiatan peremajaan kelapa sawit di tingkat pekebun. Kegiatan tersebut mencakup pengadaan bibit unggul, penerapan teknologi pertanian modern, serta pelatihan untuk para pekebun. Program ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi, kualitas tanaman, dan keberlanjutan industri kelapa sawit, terutama di Kabupaten Bengkalis, yang merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir, dalam sambutannya menyampaikan, "Melalui penandatanganan perjanjian kerjasama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas kelapa sawit serta mendukung implementasi peremajaan tanaman yang ramah lingkungan. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan para pekebun, instansi terkait, dan seluruh pihak untuk memajukan sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan."

Perjanjian ini juga menjadi landasan hukum yang mengatur tata cara penyaluran dana dan pelaksanaan program peremajaan, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing pekebun kelapa sawit Indonesia dan memenuhi standar keberlanjutan yang telah ditetapkan pemerintah.

Whatsapp image 2025 03 04 at 143259

Acara penandatanganan ini menjadi momen penting dalam upaya memperbaiki kualitas dan keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bengkalis. Dukungan dana yang diberikan diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi pekebun kelapa sawit, tetapi juga akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah.